Monday, March 14, 2016

Waspadai Keracunan Karbon Monoksida di Rumah



            Dalam artikel ini saya akan membahas tentang bahaya karena keracunan gas CO. Lalu apa itu  CO? CO atau karbon monoksida adalah suatu gas yang tidak berbau dan berwarna yang dihasilkan  dari sisa pembakaran karbon yang tidak sempurna. Karbon monoksida sering disebut sebagai pembunuh yang tak kasat mata. Gas ini merupakan suatu gas yang patut diwaspadai oleh manusia, karena sangat berbahaya. Jika karbon monoksida terhirup dalam dosis kecil maka bisa menyebabkan keluhan ringan seperti mual dan pusing. Akan tetapi, jika karbon monoksida terhirup dalam dosis yang besar maka bisa menyebabkan kerusakan otak dan bahkan bisa menyebabkan kematian.
            Karbon monoksida dihasilkan dari gas buang kendaraan bermotor, asap dari kebakaran, dan asap pabrik. Selain itu, gas ini juga bisa timbul dari peralatan memasak yang rusak, pengering pakaian gas, pemanas, atau tungku kayu bakar. Oleh karena itu, keracunan karbon monoksida bisa terjadi dimana saja termasuk juga di dalam rumah.
            Seperti yang terjadi pada salah satu warga negara Amerika Serikat yang bernama Cheryl Burt. Ia harus merelakan kehilangan dua dari tiga anaknya yang meninggal akibat keracunan karbon monoksida saat sedang tertidur lelap. 14 tahun yang lalu kejadian itu terjadi. Pada malam itu, Cheryl sedang tidur bersama ketiga anaknya yaitu Nicholas Todd Burt (4 tahun), Zachary Todd Burt (16 bulan), dan Ryan Todd Burt. Pada waktu itu Cheryl tersadar kepalanya begitu sakit dan badannya melemah akibat racun yang membuatnya sangat sulit bergerak. Gas CO tersebut tersebar sangat banyak. Hingga pada akhirnya hanya Cheryl dan Ryan yang bisa selamat sedangkan kedua anaknya Nicholas dan Zachary tewas seketika karena keracunan CO.
            Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan keluarga itu keracunan CO? Setelah di selidiki ternyata keracunan karbon monoksida yang dialami oleh keluarga Cheryl berasal dari tungku perapian yang ventilasinya tidak berfungsi dengan baik, sehingga asapnya tidak bisa keluar dari dalam rumah.
            Selain kasus Cheryl masih banyak lagi kasus kasus lainnya yang terjadi akibat keracunan gas CO. Ada yang meninggal  di mobil, di jalan raya dan masih banyak lagi. Di Amerika Serikat tercatat setiap tahunnya 500 orang meninggal karena keracunan CO dan 1500 orang harus dilarikan ke RS karena gejala keracunan CO.
            Secara umum gejala gejala keracunan CO mirip dengan gejala sakit biasa. Gejala gejala tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Pusing dan sakit kepala
2.      Mual
3.      Rasa nyeri di dada serta mengalami sesak nafas
4.      Muntah
5.      Sakit perut
6.      Kantuk
7.      Pingsan dan bahkan kejang.
Ketujuh gejala tersebut merupakan gejala umum yang dialami oleh korban yang keracunan karbon monoksida. Keracunan terjadi karena sel-sel darah merah mengikat karbon monoksida lebih cepat dibandingkan dengan oksigen, sehingga jika ada banyak karbon monoksida di udara, tubuh akan mengganti O dengan CO tersebut.Jika seseorang telah mengalami gejala seperti itu, maka harus segera dilakukan pengecekan apakah orang tersebut memang keracunan CO atau tidak. Jika benar orang tersebut keracunan CO maka harus segera ditangani dengan cara memberikan oksigen dosis tinggi kepada korban. Karena oksigen akan membantu memisahkan karbon monoksida dengan hemoglobin.
            Selain itu, untuk pencegahan disarankan juga untuk menggunakan alarm CO di rumah, karena sangat membantu untuk mengetahui kadar CO yang ada di rumah kita apakah aman atau tidak.
            Ok dapat kita simpulkan bahwa CO memang berbahaya dan patut di waspadai. Pesan saya untuk kalian jangan sesekali menyalakan kendaraan bermotor di ruang tertutup dan jangan membakar sampah di halaman rumah. Karena itu akan memicu gas CO masuk ke dalam rumah dan akan berakibat fatal bagi penghuni rumah. Yeah, semoga bermanfaat guys sampai jumpa di artikel selanjutnya. See you.....




DAFTAR PUSTAKA

No comments:

Post a Comment