Sunday, March 13, 2016

Bergizi Namun Berbahaya!!!!!!!


Bergizi Namun Berbahaya!!!!!!!!!



Bayam adalah sayuran yang berasal dari genus spinacia (amerika tropik), namun saat ini sudah tersebar ke seluruh dunia terutama di Indonesia. Bayam memiliki banyak zat gizi, zat tersebut sangat lengkap untuk memenuhi asupan gizi yang kita butuhkan. Sehingga bayam memiliki banyak khasiat seperti merangsang pembentukan sel-sel darah merah, meningkatkan kinerja ginjal, menurunkan demam, mengatasi kurang darah, melancarkan ASI sehingga memperkuat fungsi hati, mencegah kabur (hilangnya penglihatan) atau katarak, mencegah kanker. Daun bayam baik untuk ginjal dan organ pencernaan karena kandungan seratnya yang cukup tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar. Selain dilihat dari sisi khasiatnya, bayam pun dapat meracuni atau berbahaya bagi tubuh kita.
Bayam kaya akan zat gizi salah satunya adalah zat besi (Fe). Ion zat besi yang terkandung pada bayam adalah ferro (Fe2+). Sehingga bayam yang di diamkan terlalu lama tidak boleh dimakan. Mengapa bisa begitu??? Hal itu karena bayam yang di diamkan selama 4 atau 5 jam akan terjadi proses oksidasi antara udara dan bayam. Ketika bayam berada di udara terbuka, maka Fe2+ akan bereaksi dengan oksigen (O2) dan teroksidasi dan berubah menjadi senyawa kimia bernama ferri (Fe3+). Ferri adalah senyawa kimia yang bersifat racun (oksidan) bagi tubuh. Hal ini juga terjadi ketika kita memanaskan sayur bayam. Karena pemanasan suhu dapat membuat terjadinya perubahan bahan kimia. Sehingga dapat mempengaruhi kemampuan darah atau berhentinya darah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh kita. Zat besi dalam bayam pula dapat bereaksi dengan bahan alumunium dan menghasilkan racun. Oleh karena itu hindari memasak bayam dengan panci alumunium.
Bayam juga mengandung zat nitrat (NO3). Nitrat tergantung pada jenis tanah tempat bayam tumbuh. Semakin besar nitrat maka bayam berbahaya bagi tubuh kita.  Bayam yang telah dimasak dan selama 12 jam akan mengandung zat nitrat yang sangat tinggi dan akan akan teroksidasi menjadi nitrit (NO2). Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna, tidak berbau, dan bersifat racun bagi tubuh manusia. Bayam yang baru diambil atau dicabut sudah mengandung nitrit  5 mg/kg. Jika bayam disimpan sehari maka senyawa nitrit akan meningkat menjadi 21 mg/kg. Efek toksik atau meracuni tubuh yang ditimbulkan oleh nitrit berawal dari reaksi oksidasi nitrit dengan zat besi dalam sel darah merah, tepatnya di dalam hemoglobin (Hb). Ikatan nitrit dengan hemoglobin atau methemoglobin mengakibatkan hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen. Jika jumlah methemoglobin lebih dari 15% dari total hemoglobin maka akan terjadi seluruh jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen (sianosis).
Dan bayam pun tidak diperbolehkan untuk penderita asam urat dan rematik. Hal ini karena bayam mengandung zat purin dengan kadar yang cukup tinggi dan akan diubah menjadi asam urat. Kondisi ini akan memicu penyakit asam urat dan rematik dan merasa nyeri pada persendian tangan dan kaki.
Sebenarnya bayam memiliki banyak gizi dan manfaat bagi kita namun gimana cara penggunaannya saja agar bayam itu tidak berbahaya. Disini saya akan memberi tips dalam memasak bayam atau penggunaan bayam harus sesuai dengan langkah-langkah berikut yaitu bersihkan bayam sebelum diolah untuk menghindari efek bahaya dari luar misalnya bakteri, jika ingin memasak bayam harus segera diolah atau tidak boleh di diamkan begitu saja, jangan memasak bayam dalam jumlah yang banyak karena bisa berbahaya bila dipanaskan, masaklah bayam pada wadah yang terbuat dari stainless untuk mengurangi reaksi kimia yang terjadi.



http://bisakimia.com/2013/11/17/oksidasi-bayam-menghasilkan-racun

No comments:

Post a Comment