Sunday, March 20, 2016

BAU BADAN




Bebagai  macam  aktivitas  baik  ringan  maupun  berat  akan  memicu  sekresi  keringat dalam  badan.  Sekresi  keringat  merupakan  metabolisme  yang  normal.  Keringat  dihasilkan  oleh kelenjar   keringat  yang  bernama  kelenjar  ekrin  dan  apokrin.  Kelenjar  ekrin  terdapat  di  hamper seluruh  permukaan  kulit.  Kelenjar  ekrin  sudah  ada  sejak  kecil  di  mana  keringat  yang      dihasilkannya tidak hanya berfungsi sebagai alat pengeluaran sisa metabolism tubuh namun juga berguna  untuk  mengatur  suhu  tubuh.  Kelenjar  apokrin  terletak    di    daerah  ketiak,  payudara, daerah  anus  dan  kemaluan.  Kelenjar  apokrin  akan  berfungsi  aktif  setelah  remaja  dan  keringat yang  dihasilkan  dipengaruhi  oleh  rangsangan  emosi.  Keringat  apokrin  mengandung  banyak lemak dan protein, yang apabila diuraikan oleh bakteri akan menimbulkan bau yang tidak enak. Bau inilah yang kemudian dikenal sebagai bau badan.
Bau  badan  akan  sangat  mengganggu  sekali.  Telebih  bagi  mereka  yang  memiliki  profesi yang menuntut penampilan dan harus selalu berinteraksi dengan publik. Tidak hanya itu,  bau badan akan sangat mengganggu orang yang ada di dekat kita sehingga menjadikan orang disekitar kita mejadi tidak nyaman. 
Ada banyak cara untuk mengatasi bau badan. Cara yang termudah adalah mandi 2 kali  sehari  untuk  menghilangkan  keringat  dan  bakteri.  Mengingat  kebersihan  adalah  musuh  utama  bakteri,  pastikan  seluruh  tubuh  terutama  ketiak  dan  lipatan  tubuh  dibersihkan  dengan  optimal. Namun untuk  yang  memiliki  aktivitas  tinggi,  mandi  hanya  akan  menghilangkan  keringat  saja sehingga saat beraktifitas keringat akan muncul kembali dan menimbulkan bau badan.
Cara  yang paling umum digunakan adalah menggunaan deodorant dan antiperspirant.
Deodoran mengandung antiseptik yang menekan pertumbuhan bakteri, sedangkan antiperspirant mengandung  bahan  yang  dapat  mengurangi  keringat  yang  keluar.  Sekarang  tersedia  banyak produk  yang  sekaligus  mengandung  deodorant  dan  antiperspirant.  Selain  itu  terdapat  pula berbagai  macam  pilihan  aroma  wangi  dari  masing-masing  deodorant  dan  antiperspirant  yang mampu menjadikan kita lebih semakin percaya diri. Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih produk yang cocok dan aman bagi kulit.
Keringat  yang  disekresikan  tubuh  adalah  hal  yang  bersifat  alamiah  untuk  menjaga keseimbangan  tubuh  agar  tetap  sehat.  Keringan  disekresikan  lewat  kelenjar  ekrin  dan  apokrin. Keringat bersifat steril, tidak berbau dan tidak berwarna. Namun, akibat adanya aktifitas bakteri yang  terdapat  pada  kulit  menjadikan  keringat  menjadi  bau.  Bau  badan  yang  timbul  tergantung pada banyaknya keringat yang di sekresikan. Selain itu juga tergantung dari emosi dan makanan. Saat ini sudah banyak berbagai macam bentuk sediaan kosmetik untuk menghilangkan bau  badan.  Kosmetik  yang  digunakan  tersebut  adalh  deodorant  dan  antiperspirant  yang  bentuk sediaannya sangat beragam seperti aerosol, stik, roll, dan lain-lain.
1.        Formulasi Antiperspirant
Berikut ini adalah contoh formulasi antiperspirant dalam bentuk sediaan aerosol.
 Al chlorhydrate mikronized  4,5%
Isopropil myristate    3,7%   emolien,melktkan
Fumed silica      0,15%  suspending agent
Perfume        qs
Propellants      ad 100%
Fungsi  dari  Aluminium  klorhidrat  adalah  sebagai  zat  aktif  yang  berfungsi  sebagai antiperspirant. Senyawa aluminium mempunyai kemampuan untuk menghambat sekresi keringat hingga  20%.  Dibentuk  micronize  agar  mudah  terdispersi  dalam  udara  saat  digunakan.  Isoprpil miristat  berfungsi  sebagai  emolien  yaitu  untuk  melekatkan  zat  aktif  pada  kulit.  Sehingga  nanti zat  aktif  dapat  bekerja  dan  penetrasi  lebih  optimal.  Fumed  silica  berfungsi  sebagai  suspending agent  yaitu  senyawa  yang  membantu  terbentuknya  suspense.  Dengan  penambahan  suspensing agent  ini,  bahan-bahan  akan  tercampur  dengan  bahan  yang  lain  dan  akan  membentuk suspensi yang homogeny  kadarnya. Parfum berfungsi sebagai corigen odoris. Parfum akan memperbaiki bau  sehingga  selain  keringat  jadi  sedikit  disekresikan  juga  akan  memberikan  bau  harum.
Propelan merupakan gas pendorong yang berfungsi untuk mengdorong cairan sehingga terbentuk aerosol.

2.       Mekanisme Kerja Antiperspirant
Keringat  sebenarnya  tidak  berbau,  tidak  berwana,  dan  bersifat  steril.  Bau  badan muncul  akibat  aktifitas  bakteri  yang  menguraikan  keringat.  Antiperspirant  sebagai  kosmetik yang  berfungsi  untuk  memperbaiki  bau  badan  bekerja  dengan  menghambat  sekresi  keringat dengan mengecilkan pori-pori. Kemampuan antiperspirant yang baik yaitu mampu menghambat sekresi  keringat  sampai  20%.  Bahan  yang  biasa  digunakan  adalah  Aluminum  Chlorohydrate (ACH) pada roll on dan Aluminium Zirconium Tetrachlorohydrex Gly pada powder stick.
Dengan  mengecilnya  pori-pori  akan  menyebabkan  sekresi  keringat.  Jika  keringat dalam badan sedikit, maka keringat yang diurai oleh bakteri pun juga sedikit. Dengan demikian bau badan akibat penguraian keringat oleh bakteri pun juga akan berkurang.

3.        Bentuk sediaan Antiperspirant
Berikut ini adalah contoh beberapa bentuk sediaan antiperspirant yang beredar di pasaran.
·         STICK BIASA
Bentuk padat transparan berwarna. Wangi kuat, terasa dingin saat digunakan dikulit. Dikemas dalam botol plastik.
·         AEROSOL
Bentuk cair, dikemas dalam kaleng aluminium. Wangi kuat. Biasanya disebut juga DeodorantPerfume Spray.  
·         ROLL-ON   
Bentuk cair, biasanya berwarna putih. Dikemas dalam kemasan botol plastik ataupun kaca. Wanginya kuat. Bola roll-on sebagai media pengoles. Cara pakai : Oleskan di ketiak.
·         LOTION   
Bentuk krim lotion, biasanya berwarna putih, dikemas dalam sachet. Wangi lembut. 
sedikit uraian mengenai bau badan semoga bermanfaat...
 

No comments:

Post a Comment