Tuesday, February 16, 2016

Menipisnya Lapisan Ozon Akibat Bahan Kimia



Istilah tersebut mungkin tidak asing lagi bagi kita, karena telah kita pelajari ketika SMA atau bahkan SMP pun sudah diajarkan, namun mungkin hanya sekilas tanpa membahasnya terlalu jauh. Tapi apa salahnya kita mengulas kembali materi yang dulu, ya barangkali sudah lupa kita ingat-ingat kembali. Atau mungkin ada yang belum tahu atau mungkin juga sudah sangat tahu. Disini kita bukan hanya untuk mengetahui saja namun akan saya ajak Anda untuk bisa membantu dalam meminimalisir menipisnya lapisan ozon dengan menerapkan hal-hal yang bisa mengurangi kerusakan pada lapisan ozon.
            Kerusakan pada lapisan ozon merupkan istilah yang sering digunakan dalam mendeskripsikan hilangnya lapisan ozon pada lapisan atmosfer. Ozon adalah suatu gas yang secara alami ada di dalam atmosfer. Pada tahun 1839 seorang ilmuwan yang berasal dari Jerman, Christian Friedrich Schonbein adalah orang yang pertama kali mengenal lapisan ozon. Ozon adalah hasil reaksi antara oksigen dengan sinar ultraviolet yang berasal dari matahari. Di udara ozon berfungsi menahan radiasi ultraviolet yang berasal dari matahari  pada tingkat yang aman.
            Sebetulnya ozon sendiri diproduksi oleh manusia untuk dipergunakan dalam berbagai kebutuhan, seperti  dalam bahan pemurni air, pemutih dan dalam pembentukan plastik. Setiap molekul ozon ternyata mengandung 3 atom oksigen dan dalam kimianya dirumuskan dengan O3. Keberadaan ozon ditemukan terletak di lapisan atmosfer paling bawah. Kira-kira 10% ozon atmospheric terdapat di Troposfir yaitu suatu lapisan Tamosfir yang paling dekat dengan bumi. Troposfir terbentuk dari reaksi kimia yang disebabkan adanya gas pencemar hasil aktivitas manusia akibatnya bisa berahaya terhadap sistem kehidupan.
            Sekitar tahun 1980an istilah ozon mulai mendapat perhatian ketika para ilmuwan menemukan adanya lubang pada lapisan ozon di Antartika. Lubang tersebut merupakan hasil  radiasi, kemudian pecah menjadi molekuk oksigen dan sekaligus melepaskan atom bebas  dimana setengahnya diikat dengan molekul oksigen yang lain untuk membentuk ozon. Apakah Anda tahu bagaimana proses kerusakan pada lapisan ozon?
Nah, berikut akan  dijelaskan bagaimana proses kerusakan pada lapisan ozon, sebagai berikut:

a.       Sinar UVB memesuki ozon
b.      Energi UV memecah atom klorin dari molekul CFC
c.       Klorin ladikal memecah molekuk ozon
d.      Oksigen terlepas ke atmosfir
e.       Atom oksigen di atmosfir memecah molekul klorin monoksida
f.       Menghasilkan oksigen dan klorin radikal bebas
g.      Lalu reksi siklus kembali lagi dan terus seperti itu
Kerusakan lapisan ozon disebabkan oleh aktivitas manusia itu sendiri, misalnya menggunakan CFC (kloroflorokarbon) dengan kadar yang tidak terkira. Tidak hanya pada CFC saja, masih ada lagi hal-hal yang bisa menyebabkan lapisan ozon rusak. Berikut ini:
a.       CFC pada pengharum ruangan, pendingin AC, kulkas, dan bahan dorong pada penyembur (aerosol), seperti kaleng semprot untuk pengharum ruangan, penyemprot rambut atau parfum, pembuatan busa, bahan pelarut terutama untuk kilang-kilang elektronik. Satu buah CFC memiliki masa hidup 50-100 tahun dalam atmosfer sebelum dihapuskan. Kira-kira dalam waktu 5 tahun, CFC bergerak naik dengan perlahan kedalam statosfer (jarak 10-50 km). Molekul CFC terurai setelah bercampur dengan sinar UV dan membebaskan atom klorin. Penipisan lapisan ozon menyebabkan banyak sinar UV memasuki bumi.
b.      Meningkatnya volume kendaraan sangat berakibat negatif pada lapisan ozon. Karbon monoksida yang dihasilkan dari kendaraan dapat merusak lapisan ozon. Bisa dibayangkan setiap hari volume karbonmonoksida semakin bertambah.
c.       Penebangan atau penggundulan hutan secara besar-besaran sangat berakibat buruk pada kualitas udara yang ada dibumi. Gas-gas karbon yang menyebabkan lapisan ozon rusak tidak lagi diserap oleh tumbuhan akibat penggundulan tersebut.
d.      Pada bidang pertanian, penerimaan sinar ultraviolet pada tanaman bisa mengakibatkan musnahnya hasil tanaman, lambatnya pertumbuhan tanaman, dan merusak hasil panen.
e.       Kemudian pada hewan, radiasi tersebut juga bisa mematikan anak-anak ikan, kepiting dan udang, dan mengurangi jumlah plankton yang ada dilautan.
f.       Kerusakan lapisan ozon juga memiliki pengaruh langsung pada pemanasan bumi yang sering kita sebut dengan efek rumah kaca.
g.      Asap yang dihasilkan oleh pabrikpun bisa memperparah kerusakan pada lapisan ozon. Selain itu, asap bisa mencemari udara dan limbahnyapun merusak lingkungan.
Selain itu, banyak sekali kerugian dari rusaknya lapisan ozon, diantaranya sebagai berikut:
a.       Kerusakan lapisan ozon bisa menyebabkan penyakit kanker kulit.
b.      Mengakibatkan katarak pada manusia.
c.       Rusaknya tanaman pangan.
d.      Mempengaruhi rantai makanan pada plankton.
e.       Meningkatnya karbondioksida.
Pencairan gunung es juga bisa menjadi dampak dari penipisan lapisan ozon seperti lubang ozon di Antartika.
            Disamping banyak sekali kerugian yang disebabkan rusaknya lapisan ozon. Ternyata ozon memiliki manfaat pada pada bidang industri dan bidang pengobatan. Dalam bidang industri ozon digunakan untuk mengilangkan kuman sebelum dibitolkan (antiseptik), menghapuskan pencemaran dalam air (besi, arsen, hidrogen sulfida, nitrit), bahan dalam membantu oroses flokulasi(proses penggabungan molekul untuk membantu penapisan menghilangkan besi dan arsenik), memutihkan kain (dipaten), membantu pewarnaan pada plasti dan menentukan ketahanan getah.
            Sekarang kita telah mengetahui bagaimana proses kerusakan pada lapisan ozon, hal-hal yang bisa menyebabkan rusaknya lapisan ozon, dan akibat rusaknya lapisan ozon bahkan sampai manfaat ozon. Mulai sekarang mari kita bersama-sama menjaga lapisan ozon supaya tidak semakin menipis. Memangnya lapisan ozon yang sudah menipis bisa kita kembalikan seperti semula? Memang benar, lapisan ozon tidak bisa kembali seperti semula. Tapi apa salahnya kita ikut serta dalam mencegah rusaknya lapisan ozon yang semakin parah. Lebih baik mencegah daripada tidak sama sekali kan? Toh, kita juga yang akan merasakan manfaat dari itu semua. Nah, berikut langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk menjaga lapisan ozon yaitu melakukan kegiatan ramah ozon (ozone friendly) dan melakukan kegiatan sosialisasi dalam upaya merubah perilaku manusia secara bertahap. Upaya ini menerapkan prinsip 4R yaitu melakukan: reduce, reuse, recycle, replace/replant. Selain itu, kita juga bisa melakukan langkah-langkah lain, diantaranya sebagai berikut:
1.      Kurangi menggunakan bahan-bahan yang mengandung CFC atau Feron, seperti mengurangi pemakaian mesin pendingin pada AC atau kulkas, mengurangi memakai produk berbentuk spray (semprot) dan busa plastik serta membatasi produksi dan penggunaan produk yang berbahaya dan beracun.
2.      Kurangi jumlah penggunaan Air Conditioner dirumah dan perkantoran.
3.      Buatlah deasin rumah, kamar atau kantor supaya udara segar tetap bisa leluasa masuk kedalam rungan supaya bisa mengurangi penggunaan AC.
4.      Sesuaikan kapasitas kulkas dengan kebutuhan sehingga lebih efektif.
Itulah langkah-langkah yang dapat kita lakukan dalam upaya penanganan menipisnya lapisan ozon. Bagaimana mudah bukan? Mari kita selamatkan bumi kita untuk kita dan anak cucu kita J. Kita mulai dari hal-hal yang kecil seperti pepatah sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit atau kalau di Sunda mah “Cikaracak ninggang batu laun-laun jadi legok”.


Sumber:
Lifia, F. (2013, Februari Jumat). Penipisan Lapisan Ozon. Dipetik Februari Selasa, 2016, dari Dunia Pengetahuan: http://lifiastaceylibrary.blogspot.co.id/
Sovasakina. (2011, Maret Jumat). Lapisan Ozon, Penyebab kerusakan Ozon, Akibat Kerusakan Ozon. Dipetik Februaru Selasa, 2016, dari All Information You Can Get Easily: http://sovasakina.blogspot.co.id/2011/03/lapisan-ozon-penyebab-kerusakan-ozon.html


No comments:

Post a Comment