Friday, February 26, 2016

Bagaimana Memasak Sayur Bayam Yang Benar?

 

Wahai para calon ibu, pasti seringkan memasak  sayur bayam? Sayur bayam di samping rasanya lezat juga baik untuk kesehatan. Tetapi, kalau salah saat memasak, bisa menjadi makanan beracun. Oh iya, kita pun sebaiknya tahu cara mengonsumsi bayam agar bermanfaat bagi tubuh. Sebaiknya pilih bayam yang masih segar, tidak terlalu lama disimpan di lemari es, dan langsung dimakan begitu selesai dimasak.
Bahaya sayur bayam bisa dipicu karena kesalahan anda ketika memasak. Memang efeknya tidak langsung terjadi seperti pada penderita keracunan makanan, karena efek sayur bayam muncul dalam waktu jangka panjang. Kesalahan memasak sayur bayam tersebut adalah, ketika anda memasaknya terlalu banyak, namun tidak langsung dihabiskan dan dimakan lagi setelah 5 jam setelah proses pemasakan. Bayam mengandung zat besi, tetapi bila salah dalam memasak, zat-zat yang ada di dalam bayam bisa berubah menjadi zat beracun. Agar terhindar dari racun:
1.      Jangan dipanaskan ulang
Bayam banyak mengandung zat besi atau senyawa ferro (Fe2+) yang baik bagi tubuh. Namun, jika dipanaskan ulang, akan terjadi proses oksidasi antara udara dan zat besi yang ada pada sayur bayam. Ketika terlalu banyak bereaksi dengan udara, zat besi ini akan berubah menjadi senyawa Ferro. Ferro adalah senyawa kimia yang bersifat racun (oksidan) bagi tubuh. Jadi ketika kita makan bayam yang telah lama dimasak, bukan antioksidan yang kita dapat. Justru hasil oksidasi dari zat besi yang telah berubah menjadi oksidan, itu artinya sama saja dengan memasukkan racun kedalam tubuh kita.
2.      Segera dimakan
Selain mengandung besi, bayam juga mengandung nitrat (NO3). Tetapi jika terlalu lama bersentuhan dengan udara, akan berubah menjadi nitrit (NO2) yang bersifat senyawa tidak berwarna, tidak berbau, dan yang lagi-lagi beracun. Maka, sayur bayam harus segera dimakan begitu matang.
3.      Pilih bayam yang segar
Bayam segar yang baru dicabut dari persemaiannya mengandung senyawa nitrit kira-kira sebanyak 5 mg per kg. Bila bayam disimpan di lemari es selama dua minggu, kadar nitrit akan meningkat sampai 300 mg per kg. Dengan kata lain, dalam 1 hari penyimpanan, senyawa nitrit akan sebesar 7 persen.
4.      Gunakan panci ”stainless steel”
Jangan memasak bayam di panci besi/aluminium karena senyawa ferro tadi akan bereaksi dengan bahan panci besi atau aluminium.  

Berapa lama batasan waktu bayam yang didiamkan? Sebenarnya tidak ada batasan waktu yang pasti, mengenai waktu yang aman untuk bayam setelah dimasak. Namun kita bisa melihat indikasinya, jika sayuran bayam yang telah kita masak berubah warna menjadi kehitaman, itu berarti telah terjadi oksidasi dan bayam sudah tak aman untuk dikonsumsi. Dalam proses pemasakan awal dan pendinginan sayur, proses oksidasi sebenarnya sudah mulai terjadi walaupun sayur ditutup. Dan secara Perlahan sayuran ini akan berubah menjadi kehitaman dalam waktu antara 4 hingga 5 jam setelah dimasak.

Sekian artikel yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfat ya kawan. See you…
REFERENSI
Rukmana, R. (1994). Bayam Bertanam dan Pengolahan Pasca Panen. Yogyakarta: Kanisius.
S.Sulaksono (2011, Mei Sabtu). Retrieved Februari Jumat, 2016, from S.Sulaksono Web site: http://www.tipscaraterbaik.com/inilah-alasan-kenapa-sayur-bayam-harus-segera-dimakan.html

 

1 comment:

  1. Terimakasih Artikel Bagaimana Memasak Sayur Bayam Yang Benar? nya bagus dan membantu sekali, semoga sukses selalu yaa .. Aamiin
    Salam Resep Kue Kering

    ReplyDelete